Penggunaan Inhaler pada Wanita Hamil, Berbahayakah?
Agustus 23, 2010 Tinggalkan Komentar
Bunda penderita asma? Kalau ya, tentu Bunda bisa merasakan betapa sulitnya menghirup oksigen saat asma menyerang.
Umumnya penderita asma menggunakan beberapa jenis obat dan inhaler untuk membuka otot polos dari saluran nafas sehingga oksigen bisa masuk. Namun, apakah penggunaan hal tersebut aman bagi Bunda yang sedang hamil?
Menurut dr. Nugroho Kampono SpOG (K) dari RS Asih, Jakarta penggunaan inhaler hanya menimbulkan efek lokal karena hanya sampai ke saluran pernafasan. “Tidak ada efek samping pada janin.” tambahnya.
Namun pemakaian obat alergi yang mengandung antihistamine sangat tidak dianjurkan terutama pada kehamilan trimester pertama. Efek antihistamine dapat menekan anak ginjal yang dapat menghambat pertumbuhan janin dan menyebabkan kelainan saat lahir. Baiknya mintalah pentunjuk dokter secara jelas sebelum mengonsumsi suatu obat.
Lalu Bagaimana dengan persalinan nanti?
Banyak yang bilang bahwa perempuan hamil penderita asma kemungkinan besar harus melewati proses kelahiran caesar. Siapa bilang?
Hal itu disanggah dr. Nugroho, beliau menyatakan bahwa proses kontraksi bisa meningkatkan hormon adrenalin yang mampu mengobati asma. “Kalau hormon adrenalin meningkat malah bagus untuk penderita asma,” jelasnya. Intinya perempuan penderita asma yang sedang hamil pun dapat melakukan persalinan secara normal.
Tips :
- Hindari pencetus asma sebisa mungkin
- Lakukan olahraga. Jalan kaki pagi baik untuk ibu hamil



