Manfaat Minyak Ikan Pada Ibu Hamil

Minyak ikan ternyata punya manfaat yang besar bagi ibu hamil. Sebuah penelitian mengemukakan bahwa wanita hamil yang mengkonsumsi minyak ikan selama kehamilannya menunjukan peningkatan terhadap kekuatan otak dan kemampuan berbahasa pada anaknya kelak. Hal tersebut didasarkan pada kandungan asam lemak omega 3 yang terdapat dalam minyak ikan, dimana kandungan ini berkhasiat untuk meningkatkan sistem syaraf pusat janin.

Saat yang tepat untuk mulai mengkonsumsi minyak ikan pada ibu hamil yaitu pada trisemester akhir kehamilan. Dimana pada masa itu otak janin sedang mengalami pertumbuhan, dilanjutkan hingga beberapa bulan setelah bayi anda lahir. Penelitian lain juga mengemukakan bahwa mangkonsumsi minyak ikan Kod selama kehamilan bermanfaat meningkatkan berat tubuh bayi saat lahir, serta mengurangi resiko diabetes pada bayi.

Sebuah survey terhadap 98 wanita hamil menyatakan bahwa wanita hamil yang mengkonsumsi minyak ikan setiap hari sejak usia kandungannya 20 minggu rata-rata menunjukkan kemampuan koordinasi yang lebih tinggi pada mata dan tangan anaknya, serta berbahasa yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang ibunya tidak mengkonsumsi minyak ikan selama kehamilan.

Untuk itu disarankan bagi para ibu hamil dan ibu menyusui untuk mengkonsumsi minyak ikan setiap harinya. Namun pastikan minyak ikan yang anda konsumsi bukan merupakan minyak ikan yang berasal dari ikan yang terdapat kandungan merkuri didalamnya, misalnya jenis ikan swordfish.

Sumber: kafebalita.com

Berita Gembira Bagi Wanita yang Hamil

Wanita yang paling baik dan paling tinggi kedudukannya adalah para Ibu. Hal ini disebabkan mereka memikul berbagai kesulitan dan kecapaian sebagai ibu. Allah menerangkan:

…وَوَصَّيْنَا الْإِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ إِحْسَانًا حَمَلَتْهُ أُمُّهُ كُرْهًا وَوَضَعَتْهُ كُرْهًا وَحَمْلُهُ وَفِصَالُهُ ثَلَاثُونَ شَهْرًا

“Kami perintakan kepada manusia supaya berbuat baik kepada kedua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah pula. Mengandungnya sampai menyampihnya adalah tigapuluh bulan” (Surat Al-Ahqaf:15)

Yaitu mengandungnya di perutnya dalam bulan-bulan kehamilan dengan berbagai kesulitan, dan melahirkannya dengan penuh kesulitan pula. Maka dia mengalami kesusahan-kesusahan dalam kehamilan, sakitnya melahirkan, dan sulitnya menyusui serta menyapih. Firman Allah Ta’ala:

وَوَصَّيْنَا الْإِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ حَمَلَتْهُ أُمُّهُ وَهْنًا عَلَى وَهْنٍ وَفِصَالُهُ فِي عَامَيْنِ أَنِ اشْكُرْ لِي وَلِوَالِدَيْكَ إِلَيَّ الْمَصِيرُ

“Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada kedua orang ibu bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Ku lah kembalimu” (Luqman:14.) Baca tulisan ini lebih lanjut

Manfaat Buah Kurma Bagi Ibu Hamil & Menyusui

Oleh Abu Zubair Zaki Rahmawan

Berikut ini akan kami paparkan sebagian dari manfaat dan khasiat kurma ditinjau dari sudut pandang medis modern yang sekaligus menguatkan khabar Al-Qur’an Al-Karim dan As-Sunnah Ash-Shahihah tentang khasiat dan keutamaan kurma.

1. Tamr (kurma kering) berfungsi untuk menguatkan sel-sel usus dan dapat membantu melancarkan saluran kencing karena mengandung serabut-serabut yang bertugas mengontrol laju gerak usus dan menguatkan rahim terutama ketika melahirkan.

Penelitian yang terbaru menyatakan bahwa buah ruthab (kurma basah) mempunyai pengaruh mengontrol laju gerak rahim dan menambah masa systolenya (kontraksi jantung ketika darah dipompa ke pembuluh nadi). Bahkan Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan Maryam binti Imran untuk memakan buah kurma ketika akan melahirkan, dikarenakan buah kurma mengenyangkan juga membuat gerakan kontraksi rahim bertambah teratur, sehingga Maryam dengan mudah melahirkan anaknya. [1]

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.

Artinya : “Dan goyangkanlah pangkal pohon kurma itu kearahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu, maka makan, minum dan bersenang hatilah kamu. Jika kamu melihat seorang manusia, maka katakanlah, ‘Sesungguhnya aku telah bernadzar berpuasa untuk Rabb Yang Maha Pemurah, maka aku tidak akan berbicara dengan seorang manusia pun pada hari ini.” [Maryam : 25-26] Baca tulisan ini lebih lanjut

Hukum Menggunakan Inhaler Bagi Yang Berpuasa

Pertanyaan :

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya : Di sebagian apotik ada inhaler yang digunakan oleh sebagian penderita asma. Apkah orang yang berpuasa boleh menggunakannya di siang hari Ramadhan?

Jawaban :

Menggunakan inhaler tersebut bagi yang berpuasa hukumnya boleh, baik itu puasa Ramadhan ataupun lainnya. Karena inhaler itu tidak sampai ke lambung tapi hanya berfungsi melegakan saluran pernafasan dan penggunaannya pun hanya dengan bernafas seperti biasa. Jadi hal ini tidak seperti makan dan minum, dan dengan itu pun tidak ada makanan dan minuman yang sampai ke lambung.

Sebagaimana diketahui, bahwa hukum asalnya adalah puasanya sah sampai ada dalil yang menunjukkan rusaknya puasa, baik dari Al-Kitab, As-Sunnah atau ijma ataupun qiyas yang shahih.

[Fadha’il Ramadhan, disusun oleh Abdurrazaq Hasan, pertanyaan no. 1]

[Disalin dari bukuAl-Fatawa Asy-Syar’iyyah Fi Al-Masa’il Al-Ashriyyah Min Fatawa Ulama Al-Balad Al-Haram, edisi Indonesia Fatwa-Fatwa Terkini, Penerbit Darul Haq]

Sumber  : www.almanhaj.or.id

www.almanhaj.or.id

Penggunaan Inhaler pada Wanita Hamil, Berbahayakah?

Bunda penderita asma? Kalau ya, tentu Bunda bisa merasakan betapa sulitnya menghirup oksigen saat asma menyerang.

Penyebab asma bisa melalui gen bisa juga dari alergi seperti debu, udara dingin, asap rokok, dsb. Asma timbul karena adanya penyempitan saluran napas bagian bawah, biasanya diikuti dengan batuk dan mengi. Penyempitan ini terjadi disebabkan otot polos pada saluran napas berkerut, selaput lendir membengkak dan adanya lendir yang berlebihan pada rongga saluran napas.

Umumnya penderita asma menggunakan beberapa jenis obat dan inhaler untuk membuka otot polos dari saluran nafas sehingga oksigen bisa masuk. Namun, apakah penggunaan hal tersebut aman bagi Bunda yang sedang hamil?
Baca tulisan ini lebih lanjut

Ibu Hamil Konsumsi Apel, Bayi Bebas Asma

Quantcast

Penelitian baru menunjukkan bahwa ibu hamil yang mengonsumsi apel selama masa kehamilannya dapat melindungi bayinya dari menderita asma dan gejala serupa.
Dalam penelitian tersebut, para peneliti dari Belanda dan Skotlandia, yang dipimpin oleh S.M. Willers dari Universitas Utrecht melacak makanan hampir 2 ribu wanita hamil dan memeriksa kesehatan paru-paru dari 1.253 orang anak mereka.

Pada usia 5 tahun, sekitar 162 anak (12.9 persen) menderita gangguan pernafasan dalam beberapa tahun terakhir dan 145 anak (11,6 persen) telah dipastikan menderita asma oleh dokter.

Di antara berbagai jenis makanan yang dimakan oleh para ibu hamil, hanya konsumsi apel yang menunjukkan keterkaitan yang konsisten dengan kemunculan gangguan pernafasan dan asma pada masa kanak-kanak, menurut laporan tim itu yang diterbitkan di jurnal kesehatan Thorax. Itu adalah penemuan baru, kata Willers dan rekan-rekannya.

Para peneliti menemukan bahwa anak-anak yang ibunya mengonsumsi lebih dari empat apel setiap pekan mengalami penurunan resiko ganggguan pernafasan sekitar 37 persen dan penurunan resiko menderita asma 53 persen, dibandingkan dengan para ibu hamil yang tidak mengonsumsi satu, atau tidak sebuah pun, apel setiap pekannya selama masa kehamilan.

Hubungan yang spesifik ditemukan pada apel, dan bukan pada jumlah total buah yang dikonsumsi atau jeruk, jus buah atau konsumsi sayuran, yang pengaruhnya jauh lebih kecil bila dibandingkan dengan dampak spesifik apel, menurut para peneliti, itu mungkin disebabkan oleh kandungan phytokimia apel, seperti flavonoid, yang memberikan dampak positif bagi fungsi paru-paru pada orang dewasa. Baca tulisan ini lebih lanjut

Asma Disaat Hamil

Pengaruh estrogen dan progesteron

Wanita hamil yang menderita asma memang harus hati-hati. Dalam pengamatan dr. Iris Rengganis dari RS Ciptomangunkusumo-FKUI, Jakarta, asma ditemukan pada 4 – 7% ibu hamil dan komplikasi terjadi pada 1% kehamilan. Sementara selama masa kehamilan kondisi asma seseorang bisa berubah. Dari 1.087 pasien, dilaporkan 36% asmanya membaik, 23% memburuk, dan 41% tidak berubah. Laporan lain menunjukkan perbaikan asma antara 18 – 69% dan memburuk pada 6 – 42%. Tapi secara umum disepakati bahwa derajat asma pada ibu hamil, sepertiga membaik, sepertiga memburuk, dan sepertiga sisanya tetap.

Kondisi asma yang memburuk umumnya muncul pada minggu ke 29-36 masa kehamilan. Sementara pada 4 minggu terakhir masa kehamilan, keadaan justru membaik. Bahkan, menurut Rengganis, selama proses persalinan dan kelahiran, hanya 10% ibu hamil penderita asma yang menunjukkan gejala asma. “Mungkin ini disebabkan oleh membaiknya fungsi paru,” katanya.

Baca tulisan ini lebih lanjut

Tips Berpuasa Selama Hamil

Selama ibu hamil telah dilakukan pemeriksaan dan dinyatakan sehat dan telah dikonsultasikan dengan ahlinya, maka ibu hamil diperbolehkan untuk melakukan puasa khususnya selama bulan ramadhan. Ibu hamil tentunya dalam menjalankan puasa akan sangat berbeda ketika tidak sedang hamil, diperlukan kiat-kiat khusus agar puasa yang sedang dijalankan benar-benar menjadi sebuah ibadah nan barokah dan juga tetap menjadikan kandungan yang sedang dijalani senantiasa sehat. Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan oleh ibu hamil selama berpuasa:

Baca tulisan ini lebih lanjut

Kehamilan Yang Berbahaya

Kehamilan Berbahaya jika terdapat tanda-tanda sebagai berikut :

  1. Pusing yang sangat
  2. mual sehari lebih dr 8x
  3. anemia
  4. kaki bengkak (pre eklamsi)
  5. air ketuban pecah sebelum waktunya
  6. tidak bertambah berat badan (stabil tiap bln)
  7. bayi tdk bergerak setelah 4 bln
  8. perokok pasif (klo aktif sdh jelas berbahaya)

Larangan bagi Ibu Hamil :

  1. memakai pakaian yg ketat, sabuk atau sepatu hak tinggi
  2. tdk boleh meminum obat tanpa resep dokter (baik obat, herbal ataupun jamu) jamu dan herbal adalah termasuk zat kimia hanya bedanya ia blm diteliti secara medis zat kimia  apa saja yg terkandung didalamnya.       Jamu dilarang bagi ibu hamil krn setelah diteliti membuktikan bahaya bagi bayi.
  3. minum minuman keras
  4. pijat/urut ke dukun

Baca tulisan ini lebih lanjut

Kehamilan Resiko Tinggi (KRT)

Kelompok pertama

  1. Terlalu muda, hamil pertamanya dibawah 20 tahun
  2. terlalu tua, hamil pertama diatas 35 tahun
  3. jarak antara kehamilan pertama  dengan anak yang terakhir adalah lbh dr 5th  atau terlalu lama hamil setelah nkh
  4. terlalu cepat hamil, jaraknya dkt
  5. multipara (punya anak lbh dr 4)
  6. berat badan kurang dari 45kg dan tinggi kurang dr 145cm
  7. pernah hamil lahir premature
  8. pernah keguguran 2x
  9. pernah melahirkan dengan dibantu alat, pernah ari2 tertinggal (harus diambil manual), pernah lahir Caesar

Baca tulisan ini lebih lanjut

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.